Situs Gunung Selendang Sangasanga

Stus Gunung Selendang



 Situs Gunung Selendang adalah situs penguburan kubur tempayan (tajau) yang terdiri atas tulang belulang manusia, seperti bagian tungkai, fragmen pinggul, rahang, gigi, tengkorak, dan tulang berukuran lain yang sulit untuk dikenali. Situs ini ditemukan secara tidak sengaja pada bulan Mei tahun 2009, yaitu pada saat dilakukan pengerukan Bukit Selendang untuk mengurangi longsoran tanah ke jalan aspal dan guna membuka lahan pemukiman






Gunung Selendang berada di Bukit Selendang, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Situs ini berada di pinggir jalan raya Sanga-Sanga, Samarinda dengan kontur tanah yang tidak rata. Terdapat 53 kubur tempayan terbuat dari bahan stoneware. sejarah awal Penguburan tajau sekitar abad 17-18 Masehi. 


Usia penguburan tajau sudah mencapai usia 300 tahun. Masa 300 tahun lalu memang merupakan masa Kerajaan Kutai Kartanegara yang bertempat di Tenggarong, di tepi Sungai Mahakam. Pada masa itu, Kerajaan Kutai Kartanegara merupakan satu kerajaan besar berdaulat yang ada di bumi Kalimantan Timur.
Di dalamnya, pengunjung bisa melihat langsung bentuk-bentuk tajau yang digunakan sebagai tempat kubur. Ada dua jenis utama yang ditemukan: tajau ramping dengan bibir bergelombang dan tajau berbadan tambun dengan bibir polos. Beberapa di antaranya bahkan memiliki ornamen khas seperti naga dan motif bunga, yang menunjukkan keterkaitan dengan keramik impor dari Cina Selatan pada abad ke-17 hingga 18. Gunung Selendang ini bukan hanya situs arkeologi, tapi juga ruang belajar terbuka. Banyak siswa dan mahasiswa yang datang untuk mengenal sejarah lokal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukit Doa Kalimantan

Pemandian Air Panas Mahkota Dondang